Tampilkan postingan dengan label My Favorite Puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label My Favorite Puisi. Tampilkan semua postingan

Senin, 17 April 2017

Menanti Dalam Sabar




MENANTI DALAM SABAR

Aku tidak mengenal arti berpacaran seperti yang banyak orang bilang
Menjaga hati dengan lebih banyak menghabiskan waktu bersama sahabatku
Adalah hal yang aku percayai 
Bahwa janji Allah 
Adalah ketetapan yang pasti
Karenanya jodoh....
Aku akan tetap disini untuk terus berikhtiar dan berdo'a
Dalam mendandani hati
Semoga aku dan kamu selalu diberikan kesabaran oleh-Nya
Untuk selalu mau belajar
Yang Terbaik
Untuk kita dan Agama kita

https://www.youtube.com/watch?v=B-TieX0ZddM
#MelodyDalamPuisi


Diamku Adalah Caraku Menjagamu


DIAMKU ADALAH CARAKU MENJAGAMU
Kau terlalu indah
Sampai lisanku tak mampu lagi berucap kata terbaik yang bisa melukiskanmu
Kau terlalu sempurna
Sampai anganku tak mampu lagi lebih jauh untuk bermimpi
Kau terlalu hebat
Sampai langkahku terus saja tertinggal darimu dan aku hanya mampu melihatmu dari belakang


Kau terlalu jauh, itulah mengapa aku… diam
Diam dalam ruang pribadiku
Mengatakan sebuah beban dan harap yang tertulis dalam goresan kepalaku



Inginku sederhana
Aku ingin kau bahagia
Aku ingin kau lebih dari apa yang kau miliki sekarang
Dan aku, ingin menjagamu
Dalam setiap langkah yang kau pijak, aku ada
Caraku menjagamu adalah dalam diamku
Karena aku tau, menjaga adalah untuk seseorang tetap nyaman
Aku diam, karena aku ingin kau tetap nyaman
Ingin sekali ada satu hembusan yang belum aku dapatkan darimu hadir dalam hidupku



Aku ingin berhak untuk ada
Hingga sampai di mana ketika kamu terluka, aku menjadi pohon besar bagimu
Menjadi tempat sandaranmu, teduh dan menyejukkan
Mungkin ini adalah takdirku, meretas kerinduanku yang tak mungkin terjadi
Memelukmu dengan satu kehangatan yang berbeda
Binar mataku dan kamu berbeda
Apa kau tak sadari itu?
Tak kau lihatkah ada satu pena dalam mataku yang ingin aku tuliskan dalam ingatanmu?
Aku, akan selalu ada, dan tinggalah dalam hatiku, air mataku, dan dalam ingatanku


#MelodyDalamPuisi

Menjadi Hujan


MENJADI HUJAN


Orang - orang dewasa itu aneh
Mereka bilang menyukai hujan
Tapi selalu berlindung dibawah payung
Berlindung dibawah atap
Bahkan beberapa dari mereka memaki
Karena hujan membuat baju mereka basah
Mereka tidak benar benar menyukai
Hanya mulutnya saja, tindakannya tidak
Mereka hanya mencari sensani atau sedang menjual romantisme
Nyatanya mereka menyesali hujan yang tak kunjung reda
Mendinginkan udara sekitar
Dan membuat jemurannya tak kering
Sayang cintanya hanya sebatas kata 
Sayang katanya hanya status di media sosial
Hanya menjadi mutu untuk mendukung kesenduannya
Aku rasa kita tidak akan pernah mengerti hujan 
Kecuali menjadi hujan itu sendiri
Bagaimana bila sesekali kita mendengarkan kata orang
Bahwa mereka menyukai kita
Padahal dibelakang itu semua tidak demikian
Manusia  banyak yang seperti itu
Manusia telah terlatih untuk berpura -pura dihadapan orang lain
Memanipulasi sikapnya
Dan menyaring kata- kata nya menjdi manis
Meski tidak dalam hati dan pikiran
Dan kita akan belajar menjadi hujan
Bahwa ia akan turun dan ia tidak peduli dengan banyak orang yang menyesali kehadirannya
Hujan akan tetap turun untuk ia yang membutuhkannya
Untuk orang orang yang merindukan kedatangnnya
Untuk tananan dan hewan yang membutuhkannya
Tidak perlu menghabiskan pikiran dan hati kita untuk memikirkan 
Orang orang yang tidak menyukai kita
Debih baik kita curahkan pikiran dan hati kita untuk orang orang yang
Menghargai keberadaan kita 
Mntuk orang orang yang mencintai kita dan mendukung kita
Meski jumlahnya mungkin tidak banyak
Tapi itu akan membuat hidupmu jauh lebih bahagia
Dan kamu tidak perlu bersusah paya untuk membuat hidupmu bahagia
Karena sungguh akan  selalu ada orang yang tidak menyukaimu
Dan kamu tidak perlu memikirkan yang demikian
Hujan akan tetap turun meski ia dibenci
Karena dia datang bukan untuk mereka
Ia datang untuk orang orang yang merindukan dan mencintainya
Hidup kita seperti hujan 
Hari ini aku akan menjadi hujan
Biar aku jatuh dihatimu dan kamu tidak bisa menghindarinya

#Dee Hwang

Dalam Do'aku




DALAM DO’A KU


Dalam doaku subuh ini kau menjelma langit yang

semalaman tak memejamkan mata, yang meluas bening
siap menerima cahaya pertama, yang melengkung hening
karena akan menerima suara-suara

Ketika matahari mengambang tenang di atas kepala,

dalam doaku kau menjelma pucuk-pucuk cemara yang
hijau senantiasa, yang tak henti-hentinya
mengajukan pertanyaan muskil kepada angin
yang mendesau entah dari mana

Dalam doaku sore ini kau menjelma seekor burung

gereja yang mengibas-ibaskan bulunya dalam gerimis,
yang hinggap di ranting dan menggugurkan bulu-bulu
bunga jambu, yang tiba-tiba gelisah dan
terbang lalu hinggap di dahan mangga itu

Maghrib ini dalam doaku kau menjelma angin yang

turun sangat perlahan dari nun di sana, bersijingkat
di jalan dan menyentuh-nyentuhkan pipi dan bibirnya
di rambut, dahi, dan bulu-bulu mataku

Dalam doa malamku kau menjelma denyut jantungku,

yang dengan sabar bersitahan terhadap rasa sakit
yang entah batasnya, yang setia mengusut rahasia
demi rahasia, yang tak putus-putusnya bernyanyi
bagi kehidupanku

Aku mencintaimu.

Itu sebabnya aku takkan pernah selesai mendoakan
keselamatanmu
#SapardiDjokoDarmono

Hujan Di Bulan Juni






HUJAN DI BULAN JUNI

Tak ada yang lebih tabah
Dari hujan bulan Juni
Dirahasiakannya rintik rindunya
Kepada pohon berbunga itu
Tak ada yang lebih bijak
Dari hujan bulan Juni
Dihapuskannya jejak-jejak kakinya
Yang ragu-ragu di jalan itu
Tak ada yang lebih arif
Dari hujan bulan Juni
Dibiarkannya yang tak terucapkan 
Diserap akar pohon bunga itu
#SapardiDjokoDarmono

Aku Ingin






AKU INGIN


Aku ingin mencintaimu dengan sederhana;

Dengan kata yang tak sempat diucapkan

Kayu kepada api yang menjadikannya abu

Aku ingin mencintaimu dengan sederhana;

Dengan isyarat yang tak sempat disampaikan 

Awan kepada hujan yang menjadikannya tiada”

# SapardiDjokoDarmono

Kamu








 KAMU


Kamu adalah sebuah cerita
yang baru saja bermula
dan sebuah lagu yang baru di bait ke satu
Kamu adalah sebuah perjalanan
yang baru saja meninggalkan pekarangan rumah
di depan dengan segala
peraturan dan kebosanan
Kamu adalah sebuah gangguan bagi sederet rutinitas
Kamulah yang melembutkan kejenuhan yang mengeras
Kamu sebuah awal baru
yang senantiasa membuatku berpikir
adakah kesempatan bagiku
untuk menjadi sebuah akhir?

#PutihAbu-AbuSCTV

Ada Apa Dengan Cinta




ADA APA DENGAN CINTA



Perempuan datang atas nama cinta

Bunda pergi karna cinta
Digenangi air racun jingga adalah wajahmu
Seperti bulan lelap tidur di hatimu
Yang berdinding kelam dan kedinginan

Ada apa dengannya
Meninggalkan hati untuk dicaci
Lalu sekali ini aku melihat karya surga
Dari mata seorang hawa

Ada apa dengan cinta
Tapi aku pasti akan kembali
Dalam satu purnama
Untuk mempertanyakan kembali cintanya.
Bukan untuknya, bukan untuk siapa
Tapi untukku
Karena aku ingin kamu,itu saja.

#AADC1

Tentang Seseorang






TENTANG SESEORANG


Ku lari ke hutan, kemudian menyanyiku

Ku lari ke pantai, kemudian teriakku
Sepi-sepi dan sendiri
Aku benci                                                                         

Aku ingin bingar,
Aku mau di pasar
Bosan Aku dengan penat,
Dan enyah saja kau pekat
Seperti berjelaga jika Ku sendiri




Pecahkan saja gelasnya biar ramai, 
biar mengaduh sampai gaduh,
Ada malaikat menyulam jaring laba-laba belang di tembok keraton putih,
Kenapa tak goyangkan saja loncengnya, biar terdera
Atau aku harus lari ke hutan lalu belok ke pantai?

#AADC1

Akhirnya Kau Hilang



AKHIRNYA KAU HILANG


Akhirnya kau pergi dan aku akan menemukanmu di mana-mana.
Di udara dingin yang menyusup di bawah pintu atau di baris-baris puisi lama yang diterjemahkan dari bahasa-bahasa jauh. 
Di sepasang mata gelandangan yang menyerupai jendela rumah berbulan-bulan tidak dibersihkan atau di balon warna-warni yang melepaskan diri dari tangan seorang bocah.
Akhirnya kau pergi dan aku akan menemukanmu di jalan-jalan yang lengang atau bangku-bangku taman yang kosong. 
Aku menemukanmu di salju yang menutupi kota seperti perpustakaan raksasa yang meleleh. 
Aku menemukanmu di gerai-gerai kopi, udara, dan aroma makanan yang kurang atau terlalu matang.
Aku menemukanmu berbaring di kamarku yang kosong saat aku pulang dengan kamera dan kepala berisi orang-orang murung yang tidak kukenal. 
Kau sedang menyimak lagu yang selalu kau putar. 
Buku cerita yang belum kelar kau baca telungkup bagai bayi tidur di dadamu. 
Tidak sopan, katamu, mengerjakan hal lain sambil menyimak kesedihan dinyanyikan
Akhirnya kau hilang. 
Kau meninggalkan aku — dan kenangan kini satu-satunya masa depan yang tersisa.
#AanMansyur

Batas




BATAS
Semua perihal diciptakan sebagai batas. 
Membelah sesuatu dari sesuatu yang lain. 
Hari ini membatasi besok dan kemarin. 
Besok batas hari ini dan lusa. 
Jalan-jalan memisahkan deretan toko dan perpustakaan kota, bilik penjara dan kantor walikota, juga rumahmu dan seluruh tempat di mana pernah ada kita.
Bandara dan udara memisahkan New York dan Jakarta. 
Resah di dadamu dan rahasia yang menanti di jantung puisi ini dipisah kata-kata. Begitu pula rindu, hamparan laut dalam antara pulang dan seorang petualang yang hilang. 
Seperti penjahat dan kebaikan dihalang uang dan undang-undang.
Seorang ayah membelah anak dari ibunyadan sebaliknya. 
Atau senyummu, dinding di antara aku dan ketidakwarasan. 
Persis segelas kopi tanpa gula menjauhkan mimpi dari tidur.
Apa kabar hari ini? 
Lihat, tanda tanya itu, jurang antara kebodohan dan keinginanku memilikimu sekali lagi.

#AanMansyur/AADC

Cinta Yang Agung







CINTA YANG AGUNG


Adalah ketika kamu menitikkan air mata

dan masih peduli terhadapnya
Adalah ketika dia tidak mempedulikanmu dan kamu masih
menunggunya dengan setia
Adalah ketika dia mulai mencintai orang lain
dan kamu masih bisa tersenyum sembari berkata :
“AKU TURUT BERBAHAGIA UNTUKMU”.

Apabila cinta itu tidak bisa menyatu

BEBASKAN DIRIMU…...............

Biarkanlah hatimu kembali melebarkan sayapnya
dan terbang ke alam bebas

INGATLAH….......................

Bahwa kamu mungkin menemukan cinta dan

kehilangannya tetapi ketika cinta itu mati

kamu tidak perlu mati

bersamanya


“ORANG TERKUAT BUKAN MEREKA YANG SELALU

MENANG, MELAINKAN MEREKA YANG TETAP TEGAR KETIKA
MEREKA JATUH”

#KahlilGibran

Semoga Tidak Kamu Lagi






SEMOGA TIDAK KAMU LAGI

Ada rasa sedih saat melihatmu bahagia
Bukan karena aku tidak ingin kamu bahagia
Melainkan karena bukan aku yang membahagiakanmu 
Itu menyakitkan, seperti pukulan yang sebenarnya ingin buatku tersadar
Mungkin ini waktu untuk aku terpuruk
Supaya aku dapat melihat Tuhan memakai kenangan ini untuk buatku dipenuhi kesiapan
Sehingga doa dapat melahirkan semangat
Dan kemudian buatku bangkit
Namun ketahuilah sebelum aku sudah tak lagi mencintaimu
Ini darahku mengalir membawa bayang-bayangmu mengelilingi tubuhku 
Dan jantungku berdenting demi kau menari-nari di pikiranku
Ada satu hal yang sampai hari ini masih membuat aku bangga menjadi aku
Itu karena aku mampu terima kamu apa adanya
Aku meminta ampun kepada Tuhan
Sebab aku pernah berharap kalau suatu saat
Ketika angin menghempasku hilang dari daya ingatmu
Aku ingin tak pernah lagi menginjak bumi
Sebab hidup  jadi terasa bagaikan dinding yang dingin
Aku harus menjadi paku
Sebab kamu bagai lukisan dan cinta itu palunya
Memukul aku, memukul aku dan memukul aku sampai aku benar-benar menancap kuat.
Pada akhirnya, semoga, tidak kamu lagi yang aku lihat 
Sebagai satu-satunya cahaya di dalam pejamku sebelum pula
Semoga tidak kamu lagi.....

#MelodyDalamPuisi

Minggu, 16 April 2017

Aku Baru Menyadarinya Sekarang



AKU BARU MENYADARINYA SEKARANG

Ada satu hari yang membuatku tersadar
Tentang apa yang aku pertanyakan selama ini
Apakah benar-benar, ataukah hanya sekedar cinta
Aku hanya seorang manusia yang tak mampu untuk berkata
Bahkan, untuk memberikan sedikit rasa perhatian yang ingin aku berikan saja aku sudah takut
Hingga akhirnya ketakutan itu pun kini sudah pudar
Dan aku sudah berani, berani untuk menatapmu lebih lama dibandingkan dengan tatapanmu
Berani untuk memberikan apa yang aku punya, yang bisa membuatmu nyaman di saat hujan salju yang kau dan aku inginkan tidak kunjung datang
Aku berikan senyumanku
Senda gurauku
Cerita kecil yang dibalut dengan kesederhanaan
Hangatnya tatapku dan juga hatiku
Aku takut, aku takut salah mengartikan semua bahasa dalam matamu itu
Seolah aku selalu yakini kau mempunyai hal yang sama, hal yang selalu aku pikirkan dan juga aku simpan
Andai aku bisa menemukan satu alat canggih, yang kecanggihannya bisa mengalahkan ratusan otak professor yang sudah siap untuk diperlihatkan pada semua orang
Aku hanya ingin tahu
Apa yang ada dalam pikiranmu dan juga hatimu
Itu saja
Aku masih tidak tahu dengan apa yang membuatku seperti ini
Aku selalu membayangkan rambut yang hitam menyala itu
Satu pasang mata yang selalu mencari perhatian di tengah keramaian dan ketidak sengajaan
Dan aku hanya mampu berpikir, untuk apa maksud dari tatapan itu?
Lagi-lagi aku membutuhkan alat canggih itu, apakah ada?
Dan akhirnya kau pun kini dengannya
Aku terhenyak, aku kehabisan berbagai alasan, aku jatuh, aku tidak bisa berdiri, aku gagal, aku salah, salah dalam menerka semua kode yang kamu berikan padaku
Atau bahkan itu semua memang bukan sebuah kode untukku?
Aku tak habis pikir
Lantas apa arti dari senyum yang sepertinya hanya di desain khusus untukku?
Apa arti dari candamu yang sepertinya selalu berteriak, “aku nyaman denganmu”
Lagi-lagi aku membutuhkan alat itu
Aku kehilanganmu sekarang
Kita memang masih bersama
Kita memang masih bicara satu sama lain
Tapi apa gunanya?
Bahkan, untuk menatapmu saja aku sudah takut
Aku takut tiba-tiba aku berlari dan memelukmu sembari berkata
“Aku mencintaimu, dan maaf, aku baru menyadarinya sekarang”

#MelodyDalamPuisi
@OYMKB